Bimtek Aplikasi Siwas Versi 3.0 dan e-Monev Pengawasan Reguler oleh Bawas

 

siwasdanemonev 2

Dua aplikasi: SIWAS v3.0 dan E-Monev Pengawasan Reguler.

 

Banjarbaru | pa-pelaihari.go.id

Rabu (21/11), Pengadilan Tinggi Banjarmasin mengundang masing-masing tujuh PA dan PN di daerah meliputi Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura, Pelaihari, Rantau, Marabahan, dan Kandangan, serta PTUN dan DILMIL Banjarmasin untuk mengikuti bimbingan teknis aplikasi SIWAS versi 3.0 dan E-Monev yang dipaparkan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI dengan dukungan dari proyek Sustain EU-UNDP (United Nations Development Programme Indonesia).

Pemateri dari Bawas Zullvan Sugianto memaparkan secara lengkap mulai dari latar belakang pembangungan aplikasi, penambahan fitur di versi terakhir, hingga cara penggunaannya. Zullvan menjelaskan bahwa aplikasi SIWAS MA RI (Sistem Informasi Pengawasan) ini terintegrasi dengan aplikasi SIKEP MA RI (Sistem Informasi Kepegawaian). Hal ini dimaksudkan untuk kevalidan data pelapor maupun terlapor bila merupakan pegawai MA RI juga sebagai dasar pengambilan keputusan pimpinan menindaklanjuti pengaduan.

siwasbimtek

Bimtek dilakukan di aula Pengadilan Tinggi Banjarmasin

 

Zullvan menambahkan, pada versi ketiga ini aplikasi mendukung pengaksesan melalui telepon genggam berbasis android, pembaharuan antarmuka, notifikasi penugasan, similiar data, dan cabut pengaduan. SIWAS juga memberi opsi kepada pelapor yaitu apakah pelapor ingin namanya ditampilkan atau tidak. Hal itu tak lepas dari kenyataan di lapangan bahwa rata-rata advokat di Jakarta berani menampilkan namanya. Semua fitur tersebut memperkuat tujuan hadirnya SIWAS yaitu merespon pengaduan dari masyarakat, instansi lain di luar pengadilan dan internal pengadilan, serta meningkatkan kepercayaan masnyarakat terhadap pengadilan.

SIWAS dibangun pada 29 September 2016 dengan landasan hukum PERMA nomor 9 Tahun 2016 dibangun oleh enam pegawai dari lingkungan peradilan. Semua data yang tersimpan di dalam basisdata adalah hasil enkripsi dari aplikasi, sehingga bila basisdata "dicuri" maka tetap tidak dapat menghasilkan informasi yang dapat dicerna oleh manusia. Hal ini bertujuan untuk menjamin kerahasiaan data pelapor dan terlapor. Siapapun dapat menggunakan aplikasi SIWAS. Mengadu atau melaporkan kegiatan yang tidak seharusnya dilakukan aparat pengadilan. Melaporkannya secara mandiri ataupun dipandu oleh petugas meja pengaduan di pengadilan. Alamat yang dapat diakses yaitu melalui https://siwas.mahkamahagung.go.id/.

Aplikasi berikutnya adalah e-Monev Pengawasan Reguler. Aplikasi ini bertujuan memudahkan kegiatan pengawasan Hakim Pengawas Bidang dan juga sebagai bahan pengawasan reguler bagi Bawas sebelum turun ke satker. Dalam waktu dekat aplikasi e-Monev akan resmi diluncurkan mengingat masih dalam tahap penyempurnaan instrumen pengawasan. Yang menarik dari aplikasi ini yaitu evidence atau temuan yang dapat dijadikan bukti bisa langsung difoto melalui aplikasi. Data yang sudah disimpan akan mudah dibuka kembali sehingga tidak menyulitkan hawasbid dalam pengarsipan hasil temuannya.