KPTA Kalsel Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di PA Pelaihari

 

WhatsApp Image 2018 11 15 at 10.47.51 AM1

Dari kiri: Ketua PA Pelaihari, Ketua PTA Kalsel beserta isteri, Ketua MUI Kabupaten Tanah Laut, Wakil Ketua PN Pelaihari, Wakil Ketua PA Pelaihari, dan Kepala Kemenag Kabupaten Tanah Laut.

 

Pelaihari | pa-pelaihari.go.id

Alhamdulillah acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H dengan tema “Meneladani Integritas Rasulullah SAW dengan bekerja cepat, cerdas, kreatif, semangat dan ikhlas” dapat lancar terlaksana pada hari Kamis (15/11) di Ruang Sidang Utama Pengadilan Agama Pelaihari. Drs. Juaini, S.H. hakim PA Pelaihari selaku ketua panitia berterimakasih kepada tamu undangan yang telah hadir, di antaranya ialah:

  1. Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Selatan;
  2. Wakil Ketua Pengadilan Negeri Pelaihari;
  3. Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tanah Laut;
  4. Ketua MUI Kabupaten Tanah Laut; dan
  5. Anggota Dharmayukti Karini Cabang Pelaihari.

WhatsApp Image 2018 11 15 at 10.29.20 AM

Pembaca syair-syair Maulid: Irwan (suami dari Juru Sita Pengganti PA Pelaihari Muslimah Arrida), Khairullah (Juru Sita PA Pelaihari), dan H. Gazali, S.H. (Panitera PA Pelaihari)

 

KPTA Kalimantan Selatan berpesan dalam sambutannya bahwa dalam kehidupan sehari-hari terutama saat bekerja, sebisa mungkin mencontoh dari suri tauladan kita Nabi Besar Muhammad SAW. KPTA mengungkapkan rasa bahagianya hadir dalam acara Maulid ini, karena acara ini dapat memupuk dan menyegarkan kembali iman kita, dimana beliau mengutip salah satu kaidah dalam konsep iman:

الايمان يزداد وينقص
(Iman kadang bertambah dan kadang berkurang).

KPTA juga sangat merespon baik kegiatan PA. Pelaihari mengundang Ketua Majelis Ulama Kabupaten Tanah Laut untuk memberikan tausiah. Karena kedudukan ulama sangatlah mulia. Seorang pejabat bisa pensiun, namun tidak demikian halnya dengan ulama yang ilmunya bermanfaat sepanjang hayat, bahkan setelah wafat. KPTA juga menghimbau agar warga peradilan bisa istiqomah. Betapa banyak orang yang tahunya hanya menghitung-hitung hartanya. Beliau mengutip Surat al-Humazah:

الَّذِيْ جَمَعَ مَالًا وَّعَدَّدَهٗۙ
يَحْسَبُ اَنَّ مَالَهٗٓ اَخْلَدَهٗۚ
(yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya,
Ia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya).

WhatsApp Image 2018 11 15 at 10.47.44 AM

Suasana dalam satu ruang sidang utama PA Pelaihari.

 

Dalam konteks ini – ungkap beliau – enggan bersedekah dan hanya menghitung-hitung harta saja dicela oleh Allah swt, meskipun harta yang dihitung itu halal, apalagi harta yang diperoleh dengan jalan yang haram, na’udzubillahi min dzalik. KPTA juga mengingatkan besarnya fadhilah sedekah, seperti menyumbang untuk pembangunan Masjid, beliau mengutip hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ بَنَى اللَّهُ لَهُ فِى الْجَنَّةِ مِثْلَهُ
“Siapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangun baginya semisal itu (rumah) di surga.” (HR. Bukhari, no. 450; Muslim, no. 533).

Kemudian Ketua Majelis Ulama Kabupaten Tanah Laut dalam ceramahnya menjelaskan betapa besarnya kasih sayang dan pengorbanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang selalu menginginkan keselamatan dan kebaikan bagi umatnya.

Panitera Pengganti PA Pelaihari Nuzula Yustisia, S.H.I. selaku pembawa acara sukses menuntun acara sesuai jadwal pukul 09.30 WITA hingga usai acara. Para tamu dipersilakan makan siang bersama dan menunaikan ibadah solat berjamaah di mushalla PA Pelaihari. Ketua PA Pelaihari mengucapkan terimakasih kepada para tamu undangan dan panitia penyelenggara yang telah menyiapkan segala sesuatunya demi kelancaran acara. Semoga momentum maulid Nabi membuat kita sadar kasih sayang dan pengorbanan Rasulullah, lalu kita pun mencintai Nabi, mengikuti dan meneladaninya. Wallaahu a’lam bish shawab.