Pelaihari, Sabtu, 24 Oktober 2026 — Festival Layang-Layang Tahun 2026 resmi dibuka di kawasan Pantai Batakan Baru, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan yang berlangsung meriah ini dibuka langsung oleh Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, serta dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, tamu undangan, dan masyarakat yang antusias menyaksikan festival tersebut.Pelaihari, Sabtu, 24 Oktober 2026 — Festival Layang-Layang Tahun 2026 resmi dibuka di kawasan Pantai Batakan Baru, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan yang berlangsung meriah ini dibuka langsung oleh Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, serta dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, tamu undangan, dan masyarakat yang antusias menyaksikan festival tersebut.

Ketua Pengadilan Agama Pelaihari, Bapak H. Mawardi, S.Ag., M.H.I., turut serta menghadiri acara pembukaan Festival Layang-Layang Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan daerah yang memadukan unsur kebudayaan, pariwisata, kreativitas, dan hiburan masyarakat.

Festival tahun ini berlangsung semarak dengan kehadiran ribuan pengunjung yang memadati kawasan Pantai Batakan Baru. Hamparan pantai yang indah menjadi latar penyelenggaraan festival, sementara aneka layang-layang dengan beragam bentuk, ukuran, dan warna menghiasi langit, menciptakan pemandangan menarik yang memikat perhatian masyarakat.

Salah satu daya tarik utama dalam festival kali ini adalah penyelenggaraan eksibisi layang-layang yang menghadirkan peserta dari Malaysia dan Singapura. Kehadiran peserta mancanegara tersebut menambah semarak acara sekaligus memberikan nuansa internasional bagi penyelenggaraan festival di Kabupaten Tanah Laut. Ajang ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah kepada pengunjung dari berbagai wilayah serta memperluas hubungan persahabatan melalui kegiatan budaya dan rekreasi.

Pembukaan Festival Layang-Layang Tahun 2026 menjadi momentum penting dalam mendorong pengembangan sektor pariwisata daerah. Pantai Batakan Baru, sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Tanah Laut, memiliki potensi besar untuk menarik kunjungan wisatawan melalui penyelenggaraan kegiatan yang kreatif, menarik, dan melibatkan partisipasi masyarakat secara luas.